TAJUK HIDUP Edisi 10, Minggu 7 Maret 2010
DALAM tradisi Jawa, memilih jodoh harus mempertimbangkan faktor bibit, bobot, dan bebet. Yang dimaksud dengan bibit (benih) adalah faktor genetik. Dalam arti kiasan, calon suami atau istri seyogianya berasal dari keluarga baik-baik, terutama moral dan spiritual. Bobot artinya status sosial. Meskipun miskin, anak seorang kiai atau ulama, dianggap berbobot sama dengan anak seorang saudagar. Bebet bermakna harafiah pakaian, arti kiasannya faktor ekonomi. Tiga faktor tadi merupakan prasyarat calon mempelai dalam adat Jawa Selengkapnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar