Adat-istiadat itu baik, jika tidak memberatkan warganya. Namun di zaman modern ini masih terdapat adat-istiadat yang justru membebani hidup warganya secara ekonomis dan turun temurun. Misalnya saja adat pemberian belis, atau jujuran dalam bahasa Nias. Karena mahal. Upaya Gereja Katolik pun belum berhasil membebaskan umatnya dari belenggu adat ini. Keuskupan Sibolga, contohnya, ia terus menerus mengupayakan bagaimana meringankan beban warga agar tak terbelit hutang untuk jujuran ini. Maka adat yang memberatkan warga perlu ditinjau ulang bersama.Lihat Daftar Isi...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar