Index Labels

Cinta dan Kebenaran Paus

. . Tidak ada komentar:
Minggu-minggu ini, lima tahun lalu, majalah prestisius yang sangat sekular terbitan Inggris, The Economist (9-15 April 2005) pun ikut meramaikan suasana dengan membuat tulisan sampul mengenai Gereja Katolik dan pemilihan Paus, menyusul wafatnya Paus Yohanes Paulus II. Majalah sekular lain TIME (2 Mei 2005) secara khusus Selengkapnya...

Tidak ada komentar: